April 29, 2021

Gerhana

Di satu ufuk yang berwajah seri, ada satu garis yang memisahkan lautan dan daratan, dikala ombak bersiul santai, bermain bersama angin meniup damai

Di masa garis itu mula menghilang, bayu laut membawa pergi embun, lalu berganti dengan  keringat yang memecah penat, sambil tersenyum kau berdiri tegak

Lalu masa tetap berjalan, sinar terang tetap juga memenuhi setiap dimensi hidup, sesekali pelangi mewarnai hari, sambil berbisik pada hujan, agar mentari jadi kedinginan

Lalu dalam kecantikan pelangi, singgah sebentar gerhana yang terluka, pacarnya dikata curang, ditengah langit terbentang luas, maka gerhana disuruh pulang

Terus saja senja bertandang, walau tidak langsung ia diundang, gerhana hitam telahpun hilang, lalu bersua juga malam dan siang, di kaki ufuk ia tenggelam


Pena: Kupu-kupu Kelabu


Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Muka Surat 365

Kehidupan umpama buku Pelbagai kisah tertulis di dalamnya Dari satu bab ke bab yang lain Satu per satu helaian muka surat ditulis Kini tiba ...