Fajar itu berbisik pada mentari,
disuruhnya bangkit agar kuntum² bunga bisa mekar melingkari cahaya,
sebentar itu kupu-kupu sunyi melirik lagu,
memecah hening mencari teman,
lalu matanya lebih terarah pada satu pohon rendang,
tidak berbuah tetapi mekar bunganya,
kupu-kupu itu rehat sebentar di kelopak merah yang harum,
lantas terhanyut bersama angin mimpi
Matanya disinari lampu lampu indah,
pertemuan sedetik bagai bertahun tercipta,
jejantas bintang menjadi saksi,
detik kupu kupu dan sang bunga mengukir senyum,
sekilas itu ia mekar mewangi,
sayap kupu kupu mula dihiasi warna pelangi,
kasih bertandang tidak diundang,
rindu terpaut tidak didendang
Kini pungguk mula menjelma,
mengetuk pintu si jambangan bunga,
disangka bunga tidak berakar,
bunga terkalung di dalam pasu,
bunga yang mekar sudah bertuan,
kupu-kupu lalu mencelik mata,
senandung hati bernada syahdu,
kenangan mimpi kekal dikalbu
Pena: Kupu-kupu Kelabu
29.3.21
22:29

Tiada ulasan:
Catat Ulasan