Mac 25, 2020

Fajar Menyinsing Senja Menghampir

Dalam kedinginan subuh, embun pagi menitis halus, ada manusia yang bangkit untuk bersujud, ada juga yang terus berselimut, lalu mentari mula memancar cahya, kedengaran manusia berteriakan, dari corong corong suara, memberi petanda hari bermula

Dari dedaun pintu yang rapuh, tersingkap tentang ceritera hidup, sebuah perjalanan yang zahirnya panjang, tapi singkat ditelan waktu, baru sebentar tadi sang suria mencelikkan mata, kini sudah berdiri tegak diatas kepala, tanpa ada sebarang nota, kita sudah di pertengahan usia


Jangan kita hanyut dan juga alpa, dunia ini penuh pancaroba, penuhkanlah bekal didada, bajailah dengan taman taman  syurga, langit itu tidak selamanya cerah, ada ketika mendung dan hujan datang bersapa, sepertinya juga putaran roda, sekali berputar kita di puncak, sekali berputar kita bisa jatuh ke dasar,  inilah sandiwara yang tak bisa untuk disangkal


Saat mentari mulai rebah, senja pula datang menyapa, titian usia menghampiri penamatnya, apakah kita sudah bersedia? kerna apabila malam mula menjelma, kita sudah berada di dimensi yang berbeza


Pena: Kupu-kupu Kelabu

25.3.2020




Mac 22, 2020

Di Balik Jendela Waktu

Di suatu pagi, kedengarannya suara suara muda berteriakan, tidak dapat kupastikan dari mana dan ke mana arah tujuannya, lalu kelamaan hilang seperti debu ditiup badai, tapi aku tetap juga terpaku di sebuah dimensi bersegi empat, mencari kudrat mengharung jurang kesepian, bila mata kucelikkan, bercucuran cahaya menghiasi dimensiku, lalu aku tahu bahwa jiwaku masih terpenjara dibalik masa lalu, jasadku terkeliru dibalik jendela waktu.




Pena: Kupu-kupu Kelabu

22.3.2020

Muka Surat 365

Kehidupan umpama buku Pelbagai kisah tertulis di dalamnya Dari satu bab ke bab yang lain Satu per satu helaian muka surat ditulis Kini tiba ...